"JOM! KITA DAULATKAN AL QURAN DAN SUNNAH"

" Sembahyang itu tiang agama. Barang siapa mendirikannya maka sesungguhnya ia telah mendirikan agama dan barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah merobohkan agama." (Hadis riwayat Baihaki dari Ibnu Umar)

"Ya Allah Sekiranya Hari Ini Merupakan Hari Terakhir Kami, Kau Akhirilah Kalimah Kami Dengan Kalimah لآ اِلَهَ اِلّا اللهُ

Sesungguhnya aku menasihati kamu bukan bererti akulah yang terbaik di kalangan kamu. Bukan juga paling soleh di kalangan kamu. Kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya, seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna. Nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sikitlah orang yang memberi peringatan.

-Imam Hassan Basri-

ILMU ITU UMPAMA BARANG KESAYANGAN KITA YANG HILANG, IANYA PERLU DICARI KERANA IA ADALAH HAK KITA
Imam Al Ghazali

Sunday, 12 October 2014

Metode Psikoterapi Yang Dipakai

 

Dalam ilmu psikologi, ada banyak sekali metode yang boleh digunakan untuk terapi. Semua metode itu merupakan hasil pemikiran dan penelitian para pakar psikologi dari berbagai penjuru dunia. Dari sekian banyak metode psikoterapi yang ada, ia boleh dikategorikan dalam lima pendekatan, yaitu:

1. Psychoanalysis & Psychodynamic
Pendekatan ini fokus pada mengubah masalah perilaku, perasaan dan pikiran dengan cara memahami akar masalah yang biasanya tersembunyi di pikiran bawah sadar. Psychodynamic (Psikodinamik) pertama kali diciptakan oleh Sigmund Feud (1856-1939), seorang neurologist dari Austria. Teori dan praktek psikodinamik sekarang ini sudah dikembangkan dan dimodifikasi sedemikian rupa oleh para murid dan pengikut Freud guna mendapatkan hasil yang lebih efektif.

Tujuan dari metode psikoanalisis dan psikodinamik adalah agar klien boleh menyedari apa yang sebelumnya tidak disedarinya. Gangguan psikologis mencerminkan adanya masalah di bawah sedar yang belum selesai. Untuk itu, klien perlu menggali bawah sedarnya untuk mendapatkan solusi. Dengan memahami masalah yang dialami, maka seseorang itu boleh mengatasi segala masalahnya melalui “insight” (pemahaman pribadi).
 
Beberapa metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan psikodinamik adalah: Ego State Therapy, Part Therapy, Trance Psychotherapy, Free Association, Dream Analysis, Automatic Writing, Ventilation, Catharsis dan lain sebagainya.
 

2. Behavior Therapy
Pendekatan terapi perilaku (behavior therapy) berfokus pada hukum pembelajaran. Bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh proses belajar sepanjang hidup. Tokoh yang melahirkan behavior therapy adalah Ivan Pavlov yang menemukan “classical conditioning” atau “associative learning”.

Inti dari pendekatan behavior therapy adalah manusia bertindak secara otomatis kerana membentuk asosiasi (hubungan sebab-akibat atau aksi-reaksi). Misalnya pada kes fobia ular, penderita fobia mengasosiasikan ular sebagai sumber kecemasan dan ketakutan kerana waktu kecil dia penah melihat orang yang ketakutan terhadap ular. Dalam hal ini, penderita telah belajar bahwa "ketika saya melihat ular maka respon saya adalah perilaku ketakutan".

Tokoh lain dalam pendekatan Behavior Therapy adalah E.L. Thorndike yang mengemukakan konsep(pelaziman operan) operant conditioning, yaitu konsep bahwa seseorang melakukan sesuatu kerana berharap hadiah dan menghindari hukuman.

Berbagai metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan behavior therapy adalah Exposure and Respon Prevention (ERP), Systematic Desensitization, Behavior Modification, Flooding, Operant Conditioning, Observational Learning, Contingency Management, Matching Law, Habit Reversal Training (HRT) dan lain sebagainya.


3. Cognitive Therapy
Terapi Kognitif (Cognitive Therapy) punya konsep bahwa perilaku manusia itu dipengaruhi oleh pemikirannya. Oleh kerana itu, pendekatan Cognitive Therapy lebih berfokus kepada memodifikasi pola pemikiran supaya boleh mengubah perilaku. Pandangan Cognitive Therapy adalah bahwa disfungsi pemikiran menyebabkan disfungsi perasaan dan disfungsi perilaku. Tokoh besar dalam cognitive therapy antara lain Albert Ellis dan Aaron Beck.

Tujuan utama dalam pendekatan cognitive adalah mengubah pola pemikiran  dengan cara meningkatkan kesedaran dan berfikir secara rasional. Beberapa metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan Cognitive adalah Collaborative Empiricism, Guided Discovery, Socratic Questioning, Neurolinguistic Programming, Rational Emotive Therapy (RET), Cognitive Shifting. Cognitive Analytic Therapy (CAT)  dan sebagainya.


4. Humanistic Therapy
Pendekatan Humanistic Therapy menganggap bahwa setiap manusia itu unik dan setiap manusia sebenarnya mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Setiap manusia dengan keunikannya bebas menentukan pilihan hidupnya sendiri. Oleh kerana itu, dalam terapi humanistik, seorang psikoterapis berperanan sebagai fasilitator perubahan saja, bukan mengarahkan perubahan. Psikoterapis tidak mencuba untuk mempengaruhi klien, melainkan memberi kesempatan klien untuk memunculkan kesedaran dan berubah atas dasar kesedarannya sendiri.

Metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan humanistik adalah Gestalt Therapy, Client Centered Psychotherapy, Depth Therapy, Sensitivity Training, Family Therapies, Transpersonal Psychotherapy dan Existential Psychotherapy.
 

5. Integrative / Holistic Therapy
Yang sering saya temui adalah seorang klien mengalami komplikasi gangguan psikologis yang mana tidak cukup bila ditangani dengan satu metode psikoterapi saja. Oleh kerana itu, perlu menggunakan beberapa metode psikoterapi dan beberapa pendekatan sekaligus untuk membantu klien.. Hal ini disebut sebagai Integrative Therapy atau Holistic Therapy, iaitu suatu psikoterapi gabungan yang bertujuan untuk menyembuhkan mental seseorang secara keseluruhan.
 
 
Source: Psikoterapis .com

No comments:

Post a Comment