"JOM! KITA DAULATKAN AL QURAN DAN SUNNAH"

" Sembahyang itu tiang agama. Barang siapa mendirikannya maka sesungguhnya ia telah mendirikan agama dan barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah merobohkan agama." (Hadis riwayat Baihaki dari Ibnu Umar)

"Ya Allah Sekiranya Hari Ini Merupakan Hari Terakhir Kami, Kau Akhirilah Kalimah Kami Dengan Kalimah لآ اِلَهَ اِلّا اللهُ

Sesungguhnya aku menasihati kamu bukan bererti akulah yang terbaik di kalangan kamu. Bukan juga paling soleh di kalangan kamu. Kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya, seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna. Nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sikitlah orang yang memberi peringatan.

-Imam Hassan Basri-

ILMU ITU UMPAMA BARANG KESAYANGAN KITA YANG HILANG, IANYA PERLU DICARI KERANA IA ADALAH HAK KITA
Imam Al Ghazali

Wednesday, 12 November 2014

Akidah, Syariah dan Akhlak


                                                     

 KERANGKA DASAR ISLAM ( AKIDAH, SYARIAH, AKHLAK)

      Islam pada hakekatnya adalah aturan atau undang-undang Allah SWT yang terdapat dalam kitab Allah dan Sunnah Rasulnya yang meliputi perintah-perintah dan larangan-larangan, serta petunjuk-petunjuk untuk menjadi pedoman hidup dan kehidupan ummat manusia guna kebahagiaanya di dunia dan akhirat. Adapun secara garis besar ruang lingkup ajaran Islam meliputi tiga hal pokok,yaitu:

1. A K I D A H

          Sistem kepaercayaan Islam atau akidah dibangun di atas enam dasar keimanan yang lazim disebut Rukun Iman. Rukun Iman meliputi keimanan kepada Allah(syahadah), Malaikat, Kitab-kitab, Rasul,  Hari Kiamat dan  Qadha dan qadar. sebagaimana firman Allah dalam

 surah An-Nisa ayat 136.
 
 " Wahai orang-orang yang beriman tetaplah beriman kapada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa inkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya,dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya".    
                                                                              
 Berdasarkan  asas yang enam tersebut, maka setiap muslim 
semestinya :                                                                                                                        

a. Meyakini bahwa Islam adalah agama yang terakhir, mengandung syariat yang menyempurnakan syariat-syariat yang diturunkan Allah sebelumnya.
Sebagaimana Allah berfirman:
 
   "Tidaklah Muhammad seorang bapak (bagi) salah seorang laki-laki di antara kamu, melainkan dia   itu utusan Allah dan penutup para nabi"    

  b. Meyakini bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar di sisi Allah kerana Islam adalah agama yang     dianut oleh para Nabi sejak Nabi Adam as sampai Nabi Muhammad SWT. Islam datang dengan membawa kebenaran yang menjadi pedoman hidup dan kehidupan manusia selarasnya dengan fitrahnya.

Allah berfirman dalam surah Ali-Imran ayat 19: 
 
    "Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam"    
                                                                     

   c. Meyakini Islam adalah agama yang universal dan berlaku untuk semua manusia, serta mampu menjawab segala persoalan yang muncul dalam segala lapisan masyarakat dan sesuai dengan tuntutan budaya manusia sepanjang zaman.

Sebagaimana firman Allah dalam surah As-Saba,ayat28:
 
   "Dan tiadalah kami utus kamu (Muhammad) melainkan untuk semua manusia sebagai berita gembira dan peringatan. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."                                         
 
2. S Y A R I A H                          

      Komponen Islam yang kedua adalah Syariah yang berisi peraturan dan perundang-undangan yang mengatur segala aktiviti yang seharusnya dikerjakan dan yang tidak boleh dikerjakan manusia.
      Syariat adalah sistem nilai Islam ditetapkan oleh Allah sendiri dalam kaitan ini Allah disebut sebagai Syaari' atau pencipta hukum.
 
      Sistem nilai Islam secara umum meliputi dua bidang :
 
a.    Syariat yang mengatur hubungan manusia secara vertikal dengan Allah, seperti solat, puasa, dan haji, (hablumminallah) serta yang juga berdimensi hubungan dengan manusia, seperti zakat . Hubungan manusia dalam bentuk peribadatan biasa dengan Allah disebut ibadah mahdhah atau ibadah khusus, kerana sifatnya yang khas dan tata caranya sudah ditentukan secara pasti oleh Allah dan dicontohkan secara terperinci oleh Rasulullah.
 
b.    Syariat yang mengatur hubungan manusia secara horizontal, dengan sesama manusia (hablumminannas)  dan makhluk lainnya disebut muamalah. Muamalah meliputi ketentuan atau peraturan segala aktiviti hidup manusia dalam pergaulan dengan sesamanya dan dengan alam sekitarnya.

3. A K H L A K    

        Akhlak merupakan komponen dasar Islam yang ketiga yang berisi ajaran tentang perilaku atau moral. Dalam kamus Bahasa ,kata akhlak diertikan sebagai budi pekerti atau kelakuan. Kata akhlak merupakan bentuk jamak dari kata khuluk artinya dayan kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan dengan mudah dan spontan tanpa difikir dan direnungkan lagi. Dengan demikian, akhlak pada dasarnya adalah sikap yang melekat pada diri seseorang yang secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan.
 
        Dalam pandangan Islam, akhlak merupakan cermin pada apa yang ada dalam jiwa seseorang. Kerana itu akhlak yang baik merupakan dorongan dari keimanan seseorang, sebab keimanan harus ditampilkan dalam prilaku nyata sehari-hari.Inilah misi diutusnya Nabi Muhammad SAW.
 
        Menurut objek atau sasaranya pembahasan tentang akhlak biasanya dikategorikan  menjadi 3:
 
a.   Akhlak kepada Allah, meliputi beribadah kepada Allah, berzikir kepada Allah, berdoa kepada Allah,dan tawakkal kepada Allah.

b.   Akhlak kepada manusia, meliput :
Pertama sabar,aitu perilaku sesorang terhadap dirinya sendiri sebagai hasil dari pengendalian nafsu dan penerimaan terhadap apa yang menimpanya.

 Kedua Syukur aitu sikap berterima kasih atas pemberian nikmat.

Ketiga Tawadhu' aitu rendah hati,selalu menghargai siapa saja yang dihadapinya, orang tua,kaya,miskin,tua dan muda.

c.    Akhlak kepada orang tua adalah berbuat baik kepadanya dengan ucapan dan perbuatan.
 
d.    Akhlak kepada keluarga, aitu mengembangkan kasih sayang di antara anggota keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi melalui kata-kata mahupun perilaku.
 
e.    Akhlak kepada lingkungan hidup.
       Misi agama Islam adalah mengembangkan rahmat, kebaikan dan kedamaian bukan hanya  kepada manusia tetapi juga kepada alam dan lingkungan hidup,
 sebagaimana firman Allah:
 
" Tidaklah kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam" (Al-Anbiya.ayat 107).
 
        Memakmurkan alam adalah mengelola sumberdaya sehingga dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan manusia tanpa merugikan alam itu sendiri.Allah menyediakan alam yang subur ini untuk ditadbir oleh manusia dengan  memeliharanya sehingga melahirkan nilai tambah yang tinggi. Sebagaiman firman Allah dalam surah Hud ayat 61:
 
" Dia menciptakan kalian dari bumi dan menyediakan kalian sebagai pemakmurnya".

Source : copy&paste

 
Aqidah, syariah dan akhlak pada dasarnya merupakan satu kesatuan dalam ajaran
islam. Ketiga unsur tersebut dapat dibedakan tetapi tidak bisa dipisahkan.
Aqidah sebagai system kepercayaan yg bermuatan elemen-elemen dasar keyakinan,
menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Sementara syariah sebagai
system nilai berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Sedangkan akhlak
sebagai sistematika menggambarkan arah dan tujuan yg hendak dicapai agama.
 

No comments:

Post a Comment