"JOM! KITA DAULATKAN AL QURAN DAN SUNNAH"

" Sembahyang itu tiang agama. Barang siapa mendirikannya maka sesungguhnya ia telah mendirikan agama dan barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah merobohkan agama." (Hadis riwayat Baihaki dari Ibnu Umar)

"Ya Allah Sekiranya Hari Ini Merupakan Hari Terakhir Kami, Kau Akhirilah Kalimah Kami Dengan Kalimah لآ اِلَهَ اِلّا اللهُ

Sesungguhnya aku menasihati kamu bukan bererti akulah yang terbaik di kalangan kamu. Bukan juga paling soleh di kalangan kamu. Kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya, seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna. Nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sikitlah orang yang memberi peringatan.

-Imam Hassan Basri-

ILMU ITU UMPAMA BARANG KESAYANGAN KITA YANG HILANG, IANYA PERLU DICARI KERANA IA ADALAH HAK KITA
Imam Al Ghazali

Wednesday, 1 October 2014

Kisah Seorang Ibu Tua Di Jepun


Konon pada zaman dahulu, di Jepun ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang tebal, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.

Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah tersangat tua, dan tidak boleh berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.


 "Bu, kita sudah sampai",kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia begitu tega melakukannya.


 Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak pernah berkurang.


 Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar  kamu boleh jadikan petunjuk jalan".

 
 

 Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya ke rumah dan  merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.

 

No comments:

Post a Comment