"JOM! KITA DAULATKAN AL QURAN DAN SUNNAH"

" Sembahyang itu tiang agama. Barang siapa mendirikannya maka sesungguhnya ia telah mendirikan agama dan barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah merobohkan agama." (Hadis riwayat Baihaki dari Ibnu Umar)

"Ya Allah Sekiranya Hari Ini Merupakan Hari Terakhir Kami, Kau Akhirilah Kalimah Kami Dengan Kalimah لآ اِلَهَ اِلّا اللهُ

Sesungguhnya aku menasihati kamu bukan bererti akulah yang terbaik di kalangan kamu. Bukan juga paling soleh di kalangan kamu. Kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya, seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna. Nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sikitlah orang yang memberi peringatan.

-Imam Hassan Basri-

ILMU ITU UMPAMA BARANG KESAYANGAN KITA YANG HILANG, IANYA PERLU DICARI KERANA IA ADALAH HAK KITA
Imam Al Ghazali

Tuesday, 9 August 2016

KENAPA MANUSIA MENJERIT-JERIT MASA MARAH?




Seorang Syeikh berjalan dengan para muridnya. Mereka  melihat ada sebuah keluarga yang sedang bertengkar dan saling berteriak. 

Syeikh tersebut berpaling kepada muridnya dan bertanya : "Mengapa orang saling berteriak jika mereka sedang marah?".

Salah seorang murid menjawab : "Karena kehilangan sabar sebab itulah mereka  berteriak."

"Tetapi , mengapa harus berteriak kepada orang yang berada di sebelahnya?
Bukankah pesan yang ia sampaikan boleh diucapkan dengan perlahan saja?" 
Tanya Syeikh menguji murid2nya.

Muridnya pun saling memberikan jawapan, namun tidak satupun jawapan yang mereka sepakati.

Akhirnya Syeikh  berkata : "Bila dua orang sedang marah, ketahuilah hati mereka saling berjauhan. Untuk dapat menempuh jarak yang jauh itu, mereka mesti berteriak agar perkataannya dapat didengar. Semakin marah, maka akan semakin kuat teriakannya.  Karena jarak kedua hati semakin jauh".  

"Begitu juga sebaliknya, di saat kedua insan saling jatuh cinta?" Tanya Syeikh.

"Mereka tidak saling berteriak antara yang satu dengan yang  lain. Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan. Jarak antara ke 2 hati sangat dekat."

"Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yang terjadi?"
"Mereka tidak lagi bicara. Mereka hanya berbisik dan saling mendekat dalam kasih-sayang. Pada akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi berbisik. Mereka cukup hanya dengan saling memandang. Itu saja. Sedekat itulah dua insan yang saling mengasihi."



Syeikh memandang muridnya dan mengingatkan dengan lembut : "Jika terjadi pertengkaran di antara kalian, jangan biarkan hati kalian berjauhan. Jangan ucapkan perkataan yang membuat hati kian menjauh. Karena jika kita biarkan, satu hari jaraknya tidak akan lagi boleh ditempuh!"


***

No comments:

Post a Comment